Berbagai Kejutan Dari Hasil Liga-Liga Besar di Benua Eropa

Nikejersey.org – Di akhir pekan ini banyak kejutan yang terjadi di kompetisi sepakbola benua Eropa. Terutama pada liga-liga besar yang ada di benua itu. Diantaranya adalah Paris Saint Germain yang akhirnya tertahan di kandang sendiri dari tim penyakitan Ligue 1. Lalu ada Juventus yang sah jadi juara liga Italia Serie A paruh musim serta Real Madrid yang sukses menjadi juara Super Cup Spanyol.

1. Paris Saint Germain ditahan 3-3 oleh AS Monaco di Stadion Parc des Princes

AS Monaco berhasil memutus kemenangan beruntun Paris Saint-Germain dengan hasil imbang 3-3 di pertandingan Ligue 1 Prancis di Parc des Princes, Senin (13/1) dini hari WIB. Pertahanan PSG terlihat begitu rentan di pertandingan ini karena AS Monaco mampu mengeksplorasi serangan dengan menyarangkan tiga gol ke gawang Keylor Navas.

Neymar membuka skor untuk PSG pada menit ketiga dengan tembakan setelah memanfaatkan umpan dari Marco Verratti, namun empat menit berselang, Gelson Martins menyamakan skor untuk AS Monaco setelah kerjasama apiknya dengan Wissam Ben Yedder.

Ben Yedder membawa AS Monaco balik unggul pada menit ke-13 setelah meneruskan umpan dari Keita Balde, namun PSG bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-24 dengan gol bunuh diri dari Fode Toure.

Tiga menit jelang berakhirnya babak pertama, Neymar kembali mencetak gol sekaligus membawa PSG balik unggul, kali ini lewat tendangan penalti, namun di babak kedua, tepatnya pada menit ke-70, Islam Slimani memaksa pertandingan berakhir imbang 3-3.

Dengan hasil imbang ini, PSG tetap berada di puncak klasemen sementara, namun hanya unggul lima poin atas pesaing terdekat, Olympique Marseille. PSG masih menyimpan satu pertandingan di tangan, yakni lawan Monaco, Kamis (16/1) dini hari WIB. Sementara itu, AS Monaco ada di urutan kedelapan dengan raihan 29 poin, terpaut empat angka dari posisi empat besar.

2. Juventus Resmi Menjadi Juara Paruh Musim Liga Italia Serie A

Juventus berhasil merebut Capolista dari tangan Inter Milan setelah menaklukkan perlawan sengit AS Roma dengan skor 2-1 pada lanjutan giornata19 di Stadion Olimpico, Senin (13/1) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Juve disumbangkan Merih Demiral dan Cristiano Ronaldo, sementara gol tuan rumah datang dari eksekusi penalti Diego Perotti. Kemenangan ini membuat Juve unggul dua angka atas Inter.

Juventus hanya butuh waktu tiga menit untuk membuka keunggulan. Berawal dari tendangan bebas Miralem Pjanic yang gagal dihadang barisan pertahanan Roma, bola meluncur ke tiang jauh dan berhasil disambar sontekan Merih Demiral.

Baca Juga : Judi Slot Online

Roma berupaya membalas melalui tembakan Lorenzo Pellegrini dan Diego Perotti yang belum mengarah tepat ke gawang yang di kawal Wojciech Szczesny. Bianconerri berhasil menambah gol pada menit ke-10 melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo yang gagal dibaca dengan baik oleh Pau Lopez.

Setelah tertinggal dua gol, Roma makin aktif menyerang. Alessandro Florenzi mengirim umpan silang dari sisi kanan yang berhasil didorong Szczesny. Bola lantas disambar sepakan akurat Pellegrini, namun masih bisa diblok Adrien Rabiot.

Ronaldo memperoleh peluang di penghujung paruh pertama ketika sepakannya dari dalam kotak penalti mampu ditepis dengan sempurna oleh Lopez. Tidak ada gol tambahan yang tercipta, skor bertahan sampai turun minum.

Anak asuh Paulo Fonseca semakin bernafsu untuk membuat gol di paruh kedua usai tertinggal defisit dua gol. Sektor kanan yang dihuni Florenzi menjadi sumber kekuatan Roma untuk melancarkan tekanan. Terbukti, saat laga berumur 65 menit, Florenzi mengirim umpan silang yang dikontrol oleh Edin Dzeko sebelum ia melesatkan sepakan kaki kanan yang digagalkan oleh mistar gawang.

Drama terjadi semenit berselang ketika sebuah kemelut di depan gawang Juventus berujung tendangan penalti bagi tuan rumah karena Alex Sandro didakwa melakukan handball setelah wasit meninjau VAR. Diego Perotti yang menjadi algojo tak menyianyiakan kesempatan emas dan sukses menunaikan tugasnya dengan baik usai mengecoh penjaga gawang Si Nyonya Tua.

Juventus sebenarnya mampu menambah jumlah gol melalui tembakan akurat Gonzalo Higuain, namun gol itu dianulir wasit karena Higuain berada dalam posisi offside kala menerima umpan Ronaldo.

Tekanan tuan rumah terus berlanjut di penghujung babak kedua via sepakan Pellegrini dan Diawara, akan tetap upaya mereka tidak ada yang berbuah manis. Kemenangan 2-1 bagi Juve bertahan sampai akhir laga.

3. Real Madrid Jadi Juara Super Cup Spanyol Setelah Mengalahkan Atletico Madrid

Real Madrid meraih gelar Piala Super Spanyol setelah menang adu penalti 4-1 atas Atletico Madrid di final yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Senin (13/1) dini hari WIB. Pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti setelah duel di waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir imbang 0-0. Buat Los Blancos, ini adalah gelar Piala Super Spanyol yang ke-11 sepanjang sejarah mereka.

Di babak kedua tambahan waktu, tepatnya pada menit ke-110, Real Madrid memiliki peluang untuk memecahkan kebuntuan lewat dua peluang beruntung di dalam kotak penalti, namun tembakan Luka Modric bisa diblok Jan Oblak, demikian halnya tembakan dari Mariano Diaz yang memanfaatkan bola rebound juga diblok sang kiper.

Real Madrid harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Federico Valverde mendapat kartu merah langsung pada menit ke-115 akibat menjegal Alvaro Morata, yang bergerak lebih maju untuk memasuki kotak penalti untuk tinggal berhadap-hadapan dengan Thibaut Courtois.

Los Rojiblancos memiliki peluang bagus lewat tendangan bebas setelah pelanggaran Valverde itu, namun eksekusi Kieran Trippier membentur pagar hidup Real Madrid. Karena tidak ada gol yang tercipta, pertandingan dilanjutkan dengan babak adu tendangan pinalti.

Dua penendang pertama Atletico, Saul Niguez dan Thomas, gagal dalam melakukan eksekusi, dengan hanya Trippier yang berhasil. Sementara itu, semua empat penendang pertama Real Madrid berhasil, yakni Daniel Carvajal, Rodrygo, Luka Modric, dan Sergio Ramos sebagai sang penentu.

Ini adalah tahun pertama kompetisi ditentukan dengan adanya empat tim, melalui babak semi-final, dengan dilangsungkan di tempat yang netral. Sebelumnya, Real Madrid memenangkan trofi ini pada 2017, ketika mengalahkan Barcelona 5-1 lewat dua leg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *